You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Enam Pulau Hilang Karena Abrasi
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Enam Pulau Hilang Karena Abrasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat sebanyak enam pulau di Kepulauan Seribu yang hilang. Namun, hilangnya pulau tersebut bukan karena rencana reklamasi, melainkan disebabkan abrasi. Selain itu, ada 23 pulau lagi yang juga terancam hilang.

Jadi ada enam pulau yang hilang, karena abrasi

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, M Anwar mengatakan, hilangnya pulau-pulau tersebut sudah terjadi pada puluhan tahun yang lalu. Sebagian besar pulau hilang karena abrasi. Pulau yang hilang pun tidak berpenghuni, karena sebelum hilang warga sudah dipindahkan ke pulau lain. "Jadi ada enam pulau yang hilang, karena abrasi," kata Anwar, di Balai Kota, DKI Jakarta, Senin (14/9).

Keenam pulau yang hilang yakni, Pulau Ubi Besar seluas 2,7 hektare, Pulau Ubi Kecil seluas 0,3 hektare, Pulau Salak/Nyamuk seluas 2,3 hektare, Pulau Nyamuk Besar seluas 2,5 hektare, Pulau Dakun seluas 0,6 hektare, dan Pulau Anyer Kecil seluas 0,55 hektare.

10 Oktober, RPTRA Pulau Untung Jawa Diresmikan

Pulau Ubi Besar, kata Anwar, pernah dihuni pada tahun 1945. Namun, lantaran terkena abrasi warga secara bertahap dipindahkan ke Pulau Untung Jawa pada tahun 1949 hingga 1955. Kemudian pada tahun 1969, Pulau Ubi Besar secara resmi tidak berpenghuni.

Kemudian, akhir tahun 1970 hingga 1980 dilakukan pembangunan Bandara Soekarno-Hatta. Bandara tersebut untuk menggantikan Bandara Kemayoran yang dinilai sudah tidak memenuhi persyaratan.

"Isu yang berkembang saat itu pembangunan Bandara Soekarno-Hatta ketika itu menggunakan pasir laut di Pantai Utara Jakarta sehingga rumor di masyarakat, hilangnya dan tenggelamnya enam pulau di atas disebabkan oleh pengambilan pasir di Pantai Utara Jakarta itu," katanya.

Pemprov DKI Jakarta, tambah Anwar, telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 11 tahun 1992 tentang Penataan dan Pengeloaan Kepualuan Seribu. Dalam perda tersebut diatur pelarangan pengambilan pasir, krikil, dan karang di Kepulauan Seribu.

Namun, saat ini setidaknya ada 23 pulau yang terancam hilang karena rawan abrasi. Jika tidak ada tindakan rehabilitasi atau penanganan pulau lebih lanjut maka pulau-pulau tersebut akan hilang. Ke-23 pulau tersebut di antaranya yakni Pulau Payung Kecil, Kelor, Damar Kecil, Kecipir, Tikus, Jawa, Gundul, Kudus Benteng, Tanah Kudus, Gosong Pandan, Belanda, Semut, Macan Kecil, dan Karang Bongkok.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

    access_time27-03-2026 remove_red_eye1376 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1092 personDessy Suciati
  3. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1079 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye905 personFolmer
  5. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye868 personDessy Suciati